Saturday, July 30, 2011

Gedubrak!
"Aaaaah, ahhh!" Dimana catatan itu tanyaku dalam hati. Banyak sekali kertas-kertas berhamburan di meja belajar. Mejaku sendiri sampai tidak kelihatan. Gawat pekikku dalam hati. Padahal tugas itu harus ditumpuk hari ini tapi aku sendiri tidak ingat dimana kutaruh kertas-kertas itu kemarin. Kuacak-acak lagi buku-buku tebal dimeja belajar, berharap aku bisa menemukan kertas-kertas ajaib itu. Walaupun hanya bernilai 10 poin, itu cukup mengubah nilai C menjadi B untuk test minggu depan.

Yiha! Ketemu! Oh akhirnya. Cepat-cepat aku menata meja belajar yang berantakan sebelum aku pergi ke kampus. Aku lihat sepucuk kertas berwana biru diujung meja. Pelan-pelan aku mengambilnya.

Kamu, membuatku tertawa dan menangis
Kamu, seperti mawar merah yang berduri
Kupeluk erat dan kau melawan
Kulepas bebas dan kau menghilang

Berdua tak bahagia
Berpisah tinggalkan luka

Kutopang langkahku, jelang mimpi
Kenangan hanyalah penggalan hidup
Bila waktumu datang,
Kau kan tanyakan dalam hati mengapa lepaskanku.

Aku mendesah, tergesa-gesa aku singkirkan kertas biru itu. Aku terdiam lalu tersenyum dalam hati, bergegas menuju pintu untuk memulai hari yang indah ini.

No comments:

Post a Comment